Rabu, 04 Februari 2015

Laporan Observasi Peran dan Fungsi Bidan

Laporan Observasi Lapangan Peran dan Fungsi Bidan
Disusun Untuk Memenuhi Salah Satu Tugas
Ujian Akhir Semester
Mata Kuliah Konsep Kebidanan




Oleh :
Hesti Nopiyanti 0200140016


PROGRAM  STUDI D-III KEBIDANAN
STIKes RESPATI  TASIKMALAYA
2014


DAFTAR ISI

LEMBAR PENGESAHAN / PENERIMAAN
KATA PENGANTAR i
DAFTAR ISI ii
BAB I PENDAHULUAN
Latar Belakang Masalah 1
Tujuan Makalah 2
Kegunaan Makalah 2
Prosedur Makalah 2
BAB II HASIL OBSERVASI
Laporan Hasil Observasi
Peran dan Fungsi Bidan sebagai Pelaksana 3
Peran dan Fungsi Bidan sebagai Pendidik 4
Peran dan Fungsi Bidan sebagai Peneliti 5
Peran dan Fungsi Bidan sebagai Pengelola 5
BAB III PEMBAHASAN
Mengidentifikasi Peran, Fungsi Dan Kompetensi Bidan Di BPM
Peran  dan Fungsi Bidan sebagai Pelaksana 6
Peran dan Fungsi Bidan sebagai Pengelola 7
Peran dan Fungsi Bidan sebagai Pendidik 8
Peran dan Fungsi Bidan sebagai Peneliti 8
KRITIK DAN SARAN 9
LAMPIRAN 10






KATA PENGANTAR
      Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah swt. karena berkat rahmat dan hidayah-Nya penulis telah mampu menyelesaikanlaporan observasi berjudul “Peran dan Fungsi Bidan”. Laporan ini disusun untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah konsep kebidanan.
     Materi pembelajaran dalam laporanini bertujuan supaya pembaca dapat mengetahui dan memahami secara jelas mengenai peran dan fungsi bidan di masyarakat dalam memberikan pelayanan dan asuhan kebidanan baik peran bidan sebagai pelaksana,pengelola,pendidik dan peneliti.
Penulis menyadari bahwa selama penulisan laporan ini penulis banyak mendapat bantuan dari berbagai pihak. Oleh sebab itu, penulis mengucapkan terima kasih kepada :
Ibu Fenti Agustini,SST., selaku dosen mata kuliah yang telah membantu penulis selama menyusun makalah ini;
Bidan B,yang telah bekerjasama dalam menyusun laporan ini.
rekan-rekan seangkatan yang telah memotivasi penulis untuk menyelsaikan penyusunan makalah ini;
semua pihak yang tidak bisa penulis sebut satu persatu.
Laporan observasi ini bukanlah karya yang sempurna karena masih memilikibanyak kekurangan, baik dalam hal isi maupun sisitematika dan teknik penulisannya. Oleh sebab itu, penulis sangat mengharapkan saran dan kritik yang membangun demi kesempurnaan makalah ini.Akhirnya semoga laporan ini bisa memberikan manfaat bagi penulis dan bagi pembaca. Amin.



Tasikmalaya,Oktober 2014 Penulis





BAB 1
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
     Dalam rangka mewujudkan tujuan pembelajaran mata kuliah Konsep Kebidanan bagi mahasiswa semester I Kab. Tasikmalaya jurusan kebidanan Stikes Respati Tasikmalaya, salah satu proses pembelajaran yang ditempuh adalah kegiatan praktikum dilapangan. Kegitan praktikum ini dilakukan dengan melaksanakan kunjungan ke Institusi Pelayan Kebidanan, antara lain Poskesdes, Bidan Praktik Swasta, dan rumah bersalin.Kegiatan praktikum ini merupakan sarana yang dapat memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk menerapkan dasar-dasar pengetahuan serta kesempatan untuk menambah pengalaman secara langsung dalam rangka membentuk sikap bidan yang profesional sebagai salah satu persyaratan untuk mengikuti proses pembelajaran lebih lanjut.
     Tuntutan berat terhadap tugas bidan adalah selalu berhadapan dengan sasaran dan target pelayanan kebidanan, KB dan pelayanan kesehatan masyarakat dengan memperkuat kepercayaan, sikap, ilmu pengetahuan, dan sejumlah keahlian yang telah diterima dan berguna bagi masyarakat. Konsekuensi logis dari semua itu karena kepercayaan, sikap, ilmu pengetahuan, dan keahlian yang bermanfaat dan diterima oleh sebuah masyarakat itu senantiasa berubah. Maka untuk menghadapi masyarakat seperti itu seorang bidan harus bisa mempersiapkan segenap kemampuan dan keahliannya untuk menghadapi segala bentuk perubahan. Proses dinamika masyarakat itulah yang menyebabkan bidan dapat menjadi agen pembaharu yang mengambil peran besar, dan peran ini akan dapat dimainkan oleh bidan jika atasannya memang mendayagunakannya secara optimal. Masalah ketenagaan atau bidan merupakan masalah besar yang dihadapi para pemimpin instansi pelayanan kesehatan apalagi jika kaitannya terhadap kebutuhan untuk mengembangkan sumber daya manusia itu ( bidan ) terutama pada saat bertugas di desa padalingkungan yang memiliki kebudayaan yang sangat beragam. Tantangan besar ini umumnya tidak akan bisa dijawab oleh Kepala Puskesmas yang seringkali hanya banyak melontarkan wacana retorik, sebaliknya tidak membuktikan diri memiliki kemampuan kerja profesional .
      Dalam laporan observasi ini saya akan membahas tentang peran dan fungsi bidan yang mana dalam pelaksanaan profesinya bidan mempunyai banyak tugas-tugas dan peran.


B.Tujuan
     Mengidentifikasi peran, fungsi dan kompetensi bidan di BPM yang telah dilaksanakan.
Mengidentifikasi praktik pelayanan kebidanan secara Mandiri, Kolaborasi, dan rujukan.


C.Manfaat
     Observasi ketempat Bidan Praktek Mandiri bermanfaat  pada mahasiswa untuk mengetahui keadaan bidan yang ada dilapangan, jadi mahasiswa tidak hanya tau secara teori pelayanan kebidanan yang ada dalam masyarakat, namun melihat secara yang sebenarnya dalam menghadapi pasien, melakukan imunisasi pada balita, KB, dll.
Manfaat bagi Bidan Praktek Mandiri (BPM) sendiri adalah sebagai evaluasi, meningkatkan pelayanan jika mungkin masih ada kekurangan maka  dapat ditingkatkan agar nantinya BPM dapat lebih baik lagi.
Manfaat bagi para pembaca yaitu untuk menambah pengetahuan dan mengetahuhi keadaan suatu Bidan Praktek Mandiri (BPM).

D. Prosedur Observasi
     Laporan Observasi ini disusun dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Metode yang digunakan adalah deskriptif. Melalui metode ini penulis akan menguraikan permasalahan yang  dibahas secara jelas dan komprehensif. Data teoretis dalam observasi ini dikumpulkan dengan menggunakan teknik langsung, artinya penulis mengambil data melalui hasil wawancara dengan tenaga kesehatan (bidan) berbagai literature yang relevan dengan tema observasi. Data tersebut diolah dengan teknik analisis isi melalui kegiatan mengeksposisikan data serta mengaplikasikan data tersebut dalam konteks tema observasi.



BAB II
HASIL OBSERVASI

LAPORAN HASIL OBSERVASI KONSEP KEBIDANAN
Nama Mahasiswa : Hesti Nopiyanti
Tempat Praktik : Karangnunggal
Semester/ Tingkat : 1 (satu)
Hari Tanggal : 26 Desember 2014
Pembimbing Lahan : Bidan B
A.    Konsep Dasar  :
            Peran, Fungsi bidan

B.     Hasil Observasi
      Pada tanggal 26 Desember 2013, saya melakukan observasi ke salah satu bidan di Kec. Karangnunggal. Dalam melaksanakan tugasnya bidan mempunyai empat peran yaitu peran pelaksana, pendidik, peneliti dan pengelola, namun bidan B baru melaksanakan perannya sebagai bidan pelaksana dan pendidik.
     Peran pelaksana, dalam tugas pelaksana Ny. B melaksanankan tiga layanan yaitu:
Tugas mandiri, Ny. B melayani pemeriksaan hamil, persalinan normal, KB, imunisasi, KIA, serta konsultasi,Memberikan pelayanan dasar pada anak remaja dan wanita pranikah dengan melibatkan klien, Memberikan asuhan kebidanan kepada klien selama kehamilan, persalinan,nifas,BBL,balita,wanita usia subur,wanita dengan gangrep,wanita dalam masa menopause
Tugas kolaborasi yaitu bekerjasama dengan bidan atau tenaga kesehatan yang lain apabila ada pasien dengan keadaan patologis, bidan B juga masih berkolaborasi dengan dukun beranak, memberikan asuhan kepada ibu dalam masa persalinan dengan resiko tinggi dan keadaan kegawatan yang memerlukan pertolongan pertama dengan tindakan kolaborasi dengan melibatkan klien dan keluarga, memberikan asuhan kebidanan pada ibu dalam masa nifas, BBL, Balita, dengan resiko tinggi dan pertolongan pertama dalam keadaan kegawat daruratan yang memerlukan tindakan kolaborasi dengan klien dan keluarga.
     Tugas rujukan yaitu merujuk ke tingkatan yang lebih tinggi jika terjadi kegawatan/ apabila dalam menangani persalinan terjadi perdarahan yang tidak dapat ditangani, dll. Maka dapat dilakukan rujukan ke Rumah sakit namun sebelumnya dilakukan pertolongan pertama terlebih dahulu oleh Ny. B misalnya: Memberi infus, dll. Setelah itu Bidan B membawanya ke ahli kandungan.
     Peran pendidik, Ny. B telah melaksanakan perannya sebagai pendidik yaitu dengan memberikan penyuluhan kepada bidan desa, kader, serta dukun bayi di wilayah kerjanya. Bidan B juga sudah memberikan penyuluhan kepada wanita-wanita tentang pentingnya peran dan fungsi bidan, memberikan pendidikan dan penyuluhan kesehatan pada individu,keluarga,kelompok,dan masyarakat tentang penanggulangan masalah kesehatan khususnya berhubungan dengan KIA dan KB, selain itu juga bidan B melatih dan membimbing kader termasuk siswa bidan dan keperawatan serta membina dukun bayi di wilayah tempat kerjanya.
     Peran peneliti, Ny.B  belum melaksanakan peran tersebut karena adanya hambatan untuk melaksanakan peran tersebut. Seperti halnya peran peneliti, sebenarnya beliau ingin melakukan penelitian terhadap beberapa kasus yang terjadi di wilayah kerjanya tetapi karena keterbatasan waktu sampai saat ini beliau belum melakukan penelitian tersebut.
Peran pengelola,Ny. B belum melaksanankan perannya sebagai pengelola. Karena bidan B juga mempunyai hambatan-hambatan peran tersebut. Seperti Berpartisipasi dalam tim untuk melaksanakan program kesehatan dan sektor lain di wilayah kerjanya melalui peningkatan kemampuan  dukun bayi,kader kesehatan dan tenaga kesehatan lain yang berada dibawah bimbingan dalam wilayah kerjanya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar